<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MERAWAT INTELEKTUALISME MUHAMMADIYAH : Refleksi Seabad Matahari Bersinar di Kota Bengawan Arsip - UMS Press (MUP)</title>
	<atom:link href="https://mup.ums.ac.id/tag-produk/merawat-intelektualisme-muhammadiyah-refleksi-seabad-matahari-bersinar-di-kota-bengawan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mup.ums.ac.id</link>
	<description>Muhammadiyah University Press</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Nov 2025 05:17:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.0.2</generator>

<image>
	<url>https://mup.ums.ac.id/wp-content/uploads/2020/11/logomup-100x100.png</url>
	<title>MERAWAT INTELEKTUALISME MUHAMMADIYAH : Refleksi Seabad Matahari Bersinar di Kota Bengawan Arsip - UMS Press (MUP)</title>
	<link>https://mup.ums.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Merawat Intelektualisme Muhammadiyah: Refleksi Seabad Matahari Bersinar di Kota Bengawan</title>
		<link>https://mup.ums.ac.id/shop/agama/merawat-intelektualisme-muhammadiyah-refleksi-seabad-matahari-bersinar-di-kota-bengawan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Staff Dua]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jun 2023 01:36:21 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://mup.ums.ac.id/?post_type=product&#038;p=2915</guid>

					<description><![CDATA[<p>Intelektualisme Islam merupakan esensi pendidikan tinggi islam, yakni pertumbuhan suatu pemikiran islam yang asli dan memadai, yang harus memberikan kriteria untuk menilai keberhasilan atau kegagalan sebuah sistem pendidikan Islam (Fazlur Rahman, 2005:1).</p>
<p>Untuk itu, kita boleh, bahkan saya kira sudah seharusnya, memanfaatkan perkembangan mutakhir pemikiran manusia. Namun juga harus tetap berakar dalam tradisi intelektualisme Islam itu. Karena itu, ada suatu keharusan untuk juga menggali hal-hal yang bersifat tradisi (Islam), supaya ilmu kita menjadi kaya (Nurcholish Madjid, 1992:33).</p>
<p>Kendatipun Muhammadiyah lahir sebagai perwujudan dari suatu pergumulan pemikiran yang mendalam, akam tetapi jawaban strategis yang diberikan bukanlah dalam bentuk gerakan pemikiran semata-mata, akan tetapi berupa amal nyata di tengah-tengah masyarakat. Dataran geraknya adalah praksis, tetapi bisnisnya adalah pemikiran (M.Amien Rais, 1995:9).</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://mup.ums.ac.id/shop/agama/merawat-intelektualisme-muhammadiyah-refleksi-seabad-matahari-bersinar-di-kota-bengawan/">Merawat Intelektualisme Muhammadiyah: Refleksi Seabad Matahari Bersinar di Kota Bengawan</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://mup.ums.ac.id">UMS Press (MUP)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li>Penulis : Dr. Mohamad Ali</li>
<li>Tahun terbit: 2023</li>
<li>Dimensi : 15.5 x 23 cm</li>
<li>Format : Soft Cover</li>
<li>Jumlah Halaman: 126 hlm</li>
<li>ISBN : 978-602-361-567-4</li>
</ul>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://mup.ums.ac.id/shop/agama/merawat-intelektualisme-muhammadiyah-refleksi-seabad-matahari-bersinar-di-kota-bengawan/">Merawat Intelektualisme Muhammadiyah: Refleksi Seabad Matahari Bersinar di Kota Bengawan</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://mup.ums.ac.id">UMS Press (MUP)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
