Understanding and addressing social problems like poverty and gender inequality is crucial for sustainable develop-ment. This book explores how Civic Education fosters social awareness and community involvement among students. Drawing from political theories and Pancasila principles, the book delves into governance, democracy, and citizen parti-cipation in Indonesia. It emphasizes the importance of cross-cultural communication, tolerance, and digital literacy in today's…
Filsafat Pancasila merupakan salah satu buku ajar yang ditempuh mahasiswa dalam kuliah khusunya di perguruan tinggi. Buku ini memberikan pemahaman perkembangan konsep Pancasila dalam kajian filsafat yang diperlukan oleh calon guru PPKn baik secara praktek maupun konseptual. Dengan pemaparan yang mudah dipahami mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman belajar dalam konsep Pancasila secara mendasar, mendalam, dan menyeluruh. Buku ajar ini meliputi:…
Buku Good Citizenship: Teori, Tujuan, Dan Praktik Pendidikan Karakter menkjaji tentang Bab 1, berisi materi tentang kewarganegaraan dalam lintas masa. Bab 2, materi tentang kewarganegaraan dalam kebudayaan timur: religi dan budaya. Bab 3, tentang kewarganegaraan dari aspek historis dan yuridis. Bab 4, berisi materi tentang karakter sebagai tujuan asasi pendidikan nasional. Bab 5, tentang pendidikan kewarganegaraan mewujudkan good citizenship bagi…
Hasil need assessment Lembaga Bahasa dan Ilmu Pengetahuan Umum (LB-IPU) bekerjasama dengan Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial (PSB-PS) Universitas Muhammadiyah Surakarta menemukan antara lain bahwa perkuliahan Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan: (1) berlangsung secara monoton, (2) terbatas pada ranah kognitif, (3) kurang memberikan ruang diskusi, dan (4) kurang mengakomodasi perkembangan teknologi dan karakteristik pembelajar. Buku ini disusun dengan mengakomodasi hasil…
Buku Pendidikan Pancasila untuk Perguruan Tinggi disusun dengan menggunakan metode yang lebih bervariasi, baik dalam proses maupun evaluasi pembelajaran, memberikan ruang partisipasi yang lebih besar pada mahasiswa, serta mengakomodasi karakteristik pembelajar dari generasi digital natives. Buku ini, diharapkan dapat menjadi lebih menarik, menyentuh aspek afektif dan psikomotorik, serta meningkatkan partisipasi mahasiswa untuk mengekspresikan diri dalam proses pembelajaran, menguatkan pemahaman dan…
Buku ini fokus pada mengenal karakteristik wilayah, gotong royong dilingkungan sekitar, dan praktik gotongroyong yang disesuaikan dengan kearifan lokal tempat tinggal peserta didik. Dengan pendekatan Kurikulum Merdeka, siswa diberikan kebebasan untuk belajar sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing, sehingga mereka dapat lebih terlibat aktif dalam proses pembelajaran.
Buku ini disajikan dalam bahasa yang sederhana dan komunikatif. buku ini terdiri dari lima pembelajaran yaitu Pembelajaran 1: Bhineka Tunggal Ika, Pembelajaran 2: Keberagaman di Indonesia, Pembelajaran 3: Sikap Positif Berkebinekaan, Pembelajaran 4: Sikap Yang Merusak Kebinekaan, dan Pembelajaran 5: Kebinekaan Global. Setiap bagian menyajikan materi yang lengkap dan mendalam.