Lahirnya Bangsa, Bahasa, dan Sastra Indonesia
Rp125.000
Salah satu latar penulisan buku ini adalah pemenuhan kebutuhan kelas Sejarah Sastra Indonesia yang penulis ampu. Kebutuhan yang dimaksud adalah pembuatan satu buku kumpulan perbedaan pendapat dari para akademisi atau kritikus sastra perihal permulaan sastra Indonesia. Pendapat yang selama ini kerap mengemuka adalah pendapat milik H.B. Jassin, A. Teeuw, Nugroho Notosusanto, Ajip Rosidi, Rachmat Djoko Pradopo, Claudine Salmon, Fachruddin Ambo Enre, Bakri Siregar, atau Jakob Sumardjo. Jadi, totalnya ada sekitar sembilan nama kritikus sastra. Dengan kata lain, bayangan yang ada dalam benak saat penulis memutuskan untuk menggarap buku ini adalah jumlah buku referensi yang tidak begitu banyak. Namun, bayangan tersebut meleset dari kenyataan. Ternyata jumlah pendapat riil dari akademisi atau kritikus sastra lebih dari estimasi awal. Apapun itu, alhamdulillah penulis akhirnya berhasil merampungkan buku ini yang berisi lebih dari 20 pendapat akademisi atau kritikus sastra dari dalam maupun luar negeri. Lebih dari itu, buku ini tidak hanya mengumpulkan dan membandingkan pendapat yang ada tetapi turut menyajikan perspektif pascakolonial hingga akhirnya sampai pada satu kesimpulan bahwa lahirnya sastra Indonesia dimulai dari sastra Balai Pustaka.
Tersedia di backorder
Deskripsi
- Penulis : Dipa Nugraha, Ph.D.
- Tahun terbit: 2026
- Dimensi : 15,5 x 23
- Format : 440 hlm
- ISBN : 978-602-361-889-7
Informasi Tambahan
| Berat | 0,4 kg |
|---|---|
| Dimensi | 15,5 × 23 cm |
| Penulis | Dipa Nugraha, Ph.D. |
| Cover | Softcover |
| Tahun Terbit | 2026 |
| ISBN | 978-602-361-889-7 |
